Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Desember 2011

KETAKUTANKU

Buatku Merasa Aneh Dan Sinting
Entah Apa Dan Mengapa?
Aku Tak Pernah Mengerti
Siapakah Gerangan Dirimu..??
Hadir Dalam Bayang Semu-Semu

Kadang Ku Merasa Risih, Takut..
Namun Selalu Kucoba Tenang, Bertahan..
Aku Tak Pernah Tahu, Seperti Apa Dirimu.?
Namun Ku Bisa Merasakan Kehadiranmu
Yang Selalu Jadikan Ketakutanku..

Aku Merasa Jadi Orang Lain
Orang Asing Di Dunia Fana –Ku Sendiri
Sampai Kapankah Semua Ini..?
Kau Terus Jadi Mimpi Burukku
Mimpi Buruk Yang Tak Pernah Berakhir
Yang Selalu Menakutkanku..
Tanpa Pernah Tahu, Nyata Dirimu..

Kamis, 15 Desember 2011

CINTA

Sebuah Rasa Indah, Tulus Nan Suci
Yang Pasti Ada, Untuk Semua Makhluk Di Dunia
Rasa Itu Mengalir Lembut Apa Adanya..

Cinta Merupakan Pengorbanan Sejati,
Sepenuh Hati, Dengan Seluruh Jiwa Raga
Untuk Menjaga Dan Melindungi Sang Belahan Jiwa
Tanpa Meminta Sedikit Balasan Apapun
Hanya Melihat Sebuah Kebahagiaan
Milik Sang Cintanya..

Cinta Lebih Abadi Daripada Apapun, Di Dunia
Cinta, Mampu Membuatmu Terbang Melayang
Dengan Sayap-Sayap Malaikat Cintanya..
Namun Cinta Juga Bisa,
Melumpuhkanmu Jatuh..
Ke Dalam Palung Kesepian Terdalam Di Dunia

Tentang kamu yang telah berlalu

Dapat kulihat hadirmu dari sini
Dari sudut gelap yang tak kau sadari
Lewat guratan mata yang tak akan bias kau baca
Dari tempat ini aku memperhatikanmu,
Di sudut ini, aku merindukanmu..

Dan tiap itu, yang ku ingin mungkin..
Hanya bisa melihatmu baik-baik saja disana..
Walau memang tak bisa ku pungkiri..
Memandangmu, membuatku ber-angan jauh..
Berharap aku masih bisa disitu..
; bisa duduk di sampingmu lagi,
Berdiri di belakangmu,, merasakan nyaman di dekapmu..

Tapi semua tak terjadi,
Semua tak bisa kembali..
Dan waktu tak mampu ..
Tak sanggup mengembalikan kamu
Kedalam hatiku, hidupku lagi..

Lalu kamu semakin berlalu, berlari meninggalkanku..
Lalu apalah artinya aku ??
Aku bukan siapa-siapa,,
Jadi biarkanlah aku menikmati ini !
Angan mati yang ku hidupkan sendiri
Menikmati hadirmu dari sudut mata ini

Kurungan Rindu

 






 Kerinduan ini sungguh tak tertahan
Deburan ombak emosi pun tak terkontrol
Kala waktu dan jarak meluluh-lantahkan kita..
 Meracaukan hati dan fikir bersamaan



Tapi kamu masih ada disitu !
Tersimpan rapih di lekukan hati
Berbalut kerinduan, bertemankan asa
Entah sampai kapan kamu disitu ?

Tak bisa aku menyalahkan waktu
Atas kenangan dan ingatan yang terekam di dalamnya
Atas amukan rindu yang mengurung kita
Atas luka yang terlanjur ada di masing-masing kita
Dan atas jurang yang semakin menjaraki kita
Untuk selamanya terpisah..

 
Dan meskipun aku hanya bisa meracau
Menangisi butiran debu yang kasat oleh mata
Membenahi berserakannya hati dan kewarasan
“Kamu selalu ada disitu,
Dibekap rantai kerinduan yang amat kuat..

Caci Serapah Buat Aku

Kamu benar,
Aku ini ternyata sangat lemah
Aku juga sangat egois,
Dan memang sangat anak kecil..

Kamu yang melabel-i aku
Dan kamu yang buat aku percaya
Mungkin aku yang terlalu tak pantas untukmu

Tahukah kamu ?
Seluruh caci maki, sumpah serapahmu..
Terekam sempurna di dalam sini !
Yang setiap saatnya selalu berputar,
‘bak film documenter di memorable ini..

Dan tahukah kamu ?
Aku pun turut serta dengan caramu itu
Ikut mencaci serapahi diri !
Dan aku punterus tenggelam
Dalam film ini, ke-frustasian diri..