Kamis, 15 Desember 2011

Tentang kamu yang telah berlalu

Dapat kulihat hadirmu dari sini
Dari sudut gelap yang tak kau sadari
Lewat guratan mata yang tak akan bias kau baca
Dari tempat ini aku memperhatikanmu,
Di sudut ini, aku merindukanmu..

Dan tiap itu, yang ku ingin mungkin..
Hanya bisa melihatmu baik-baik saja disana..
Walau memang tak bisa ku pungkiri..
Memandangmu, membuatku ber-angan jauh..
Berharap aku masih bisa disitu..
; bisa duduk di sampingmu lagi,
Berdiri di belakangmu,, merasakan nyaman di dekapmu..

Tapi semua tak terjadi,
Semua tak bisa kembali..
Dan waktu tak mampu ..
Tak sanggup mengembalikan kamu
Kedalam hatiku, hidupku lagi..

Lalu kamu semakin berlalu, berlari meninggalkanku..
Lalu apalah artinya aku ??
Aku bukan siapa-siapa,,
Jadi biarkanlah aku menikmati ini !
Angan mati yang ku hidupkan sendiri
Menikmati hadirmu dari sudut mata ini

Kurungan Rindu

 






 Kerinduan ini sungguh tak tertahan
Deburan ombak emosi pun tak terkontrol
Kala waktu dan jarak meluluh-lantahkan kita..
 Meracaukan hati dan fikir bersamaan



Tapi kamu masih ada disitu !
Tersimpan rapih di lekukan hati
Berbalut kerinduan, bertemankan asa
Entah sampai kapan kamu disitu ?

Tak bisa aku menyalahkan waktu
Atas kenangan dan ingatan yang terekam di dalamnya
Atas amukan rindu yang mengurung kita
Atas luka yang terlanjur ada di masing-masing kita
Dan atas jurang yang semakin menjaraki kita
Untuk selamanya terpisah..

 
Dan meskipun aku hanya bisa meracau
Menangisi butiran debu yang kasat oleh mata
Membenahi berserakannya hati dan kewarasan
“Kamu selalu ada disitu,
Dibekap rantai kerinduan yang amat kuat..

Caci Serapah Buat Aku

Kamu benar,
Aku ini ternyata sangat lemah
Aku juga sangat egois,
Dan memang sangat anak kecil..

Kamu yang melabel-i aku
Dan kamu yang buat aku percaya
Mungkin aku yang terlalu tak pantas untukmu

Tahukah kamu ?
Seluruh caci maki, sumpah serapahmu..
Terekam sempurna di dalam sini !
Yang setiap saatnya selalu berputar,
‘bak film documenter di memorable ini..

Dan tahukah kamu ?
Aku pun turut serta dengan caramu itu
Ikut mencaci serapahi diri !
Dan aku punterus tenggelam
Dalam film ini, ke-frustasian diri..

Pilu

Sendu..
Ketika kau buat hati ini pilu
Menyisakan lara yang tak jua hilang
Saat kau hilang tertelan waktu

Letih aku hancur atas kepergianmu
Lelah aku tenggelam dalam asa ini
Asa impian yang kau buat untukku, kita !
Sungguh aku ingin menyerah aja

Semua Tanya tentang Kamu

Aku tahu, Aku sadar ….
Kau telah hilang tertelan waktu
Hatimu telah mati tertusuk sembilu,
Dan cinta ?
Ah, benarkah itu ada .. ??
Sepertinya aku harus berfikir lagi

Mungkin saja kau pernah lakukan,
Menyayangiku dengan teramat sangat..
Dan mungkin juga jarak dan waktu,
Telah mengikis habis semua itu..

Kini yang terlihat olehku,,
Amarah berjuta kebencian tertaut disana,
Terasa sekali dendam itu..

Ah, Sebenarnya apa yang terjadi denganmu sayang ?
Mengapa tak pernah mau kau katakan ?
Mengapa kau bunuh mimipi-mimpi kita ?
Dan mengapa tak pernah kau jawab semua tanyaku ?

Ah, mengapa kamu ?
Selalu kamu dan tak pernah terganti

Minggu, 16 Oktober 2011

Warna-Warni BOXER SMKN 1 BEKASI FAMILY


BOXER SMKN 1 FAMILY
makan-makan

makan & tetap eksis !
Prepare Foto Keluarga

Snapshot Ladies


kumpul-kumpul

ngariung!

Teknik Bantingan

Teknik Bantingan

Teknik Bantingan